Translate

Selamat Datang di Blog Yayasan Binterbusih

Selasa, Juli 01, 2008

PESERTA PROGRAM BEASISWA LPMAK RAIH GELAR S.Psi

"Hidup adalah perjuangan, Keberhasilan maupun kegagalan ditentukan oleh diri kita sendiri", itulah moto hidup yang selalu dipegang oleh Perempuan yang bernama lengkap "Iliam Clementia C Komber", putri dari pasangan Stefanus Komber dan Anna Kemong.

Giliom...begitu kesehariannya ia di sapah adalah salah satu mahasiswa peserta program beasiswa LPMAK yang berada di bawah binaan dan pendampingan Yayasan Binterbusih yang pada tanggal 19 Juni 2008 telah menyelesaikan studinya Universitas Katolik Soegijapranata Semarang Fakultas Psikologi, dengan judul Skripsi "Penyesuaian Diri Ditinjau Dari Penerimaan Diri Pada Siswa Papua di SMA St. Michael Semarang" sebagai salah satu syarat menyelesaikan studi S1.


Perempuan Papua kelahiran Timika, 07 Januari 1983 ini, selama menjadi mahasiswa dan peserta program terlibat secara aktif pada setiap kegiatan pembinaan dan pendampingan bagi mahasiswa yang diselenggarakan oleh Yayasan Binterbusih. Keterlibatannya secara aktif tidak hanya sebagai peserta dalam setiap kegiatan, namun sering juga terlibat secara aktif sebagai pendamping pada setiap training bagi adik-adik mahasiswa lainnya. Tidak hanya itu, Giliom juga terlibat secara aktif pada setiap organisasi mahasiswa Papua di semarang.


Walaupun ditengah-tengah kesibukannya yang padat, Giliom tidak pernah lupa dan lalai untuk menjalankan kewajibannya sebagai seorang mahasiswa yaitu aktif kuliah. Berkat ketekunan dan ketabahannya dalam menuntut ilmu di pulau Jawa, akhirnya Giliom pun dapat pulang ke Papua dengan membawa gelar S.Psi (Sarjana Psikologi), dengan harapan ilmu yang dimiliki dapat digunakan untuk membangun masyarakat papua pada umumnya dan lebih khusus masyarakat di Timika.


Akhirnya kami ucapkan "Selamat & Sukses Atas Prestasi yang di Raih" Maju terus dan berjuang terus, perjuangan mu masih panjang, seperti bunyi moto mu.

Engkau adalah sosok perempuan Papua yang patut di contoh, karena dibalik kecerdasan intelektual mu terpatri jiwa yang peduli terhadap sesama serta penuh kesederhanaan. (roman)