Jumat, Maret 14, 2008

BUPATI MIMIKA RESMIKAN ASRAMA MILIK LPMAK DI SEMARANG

Lembaga Pengembangan Masyarakat Amugme - Kamoro (LPMAK), lembaga nirlaba yang mengelola dana kemitraan PT Freeport Indonesia (PTFI) untuk pengembangan dan pemberdayaan masyarakat atau Dana 1% telah membangun satu asrama berkapasitas 52 orang di Semarang, Jawa Tengah. Asrama yang diberi nama Amor ini merupakan asrama pertama yang dimiliki LPMAK di Jawa dan baru-baru ini diresmikan oleh Bupati Kabupaten Mimika Atanasius Allo Rafra, SH (25/2). Asrama Amor ini telah dibangun melalui kerja sama dengan Yayasan Binterbusih, mitra utama LPMAK di Jawa dan Bali dalam bidang pendidikan, sekaligus pengelola asrama.



Acara peresmian tersebut dihadiri juga oleh Ketua DPR Kabupaten Mimika, Bapeda Mimika, perwakilan LPMAK, LEMASA (Lembaga Musyawarah Adat Suku Amungme), LEMASKO (Lembaga Musyawarah Adat Suku Kamoro), PTFI, Pemerintah Kota Madya Semarang, Direktur dan staf Yayasan Binterbusih, maupun mahasiswa dari berbagai kota studi di Jawa.

Bupati Mimika dalam sambutannya mengatakan bahwa para pejabat di Papua sebagian besar adalah orang yang keluaran asrama. "Asrama adalah tempat belajar dan tempat pembentukan mental, disiplin, dan kerja keras. Anak-anak kami dibentuk dan dibina di asrama ini, dengan harapan mereka ini akan mengubah image buruk terhadap masyarakat Mimika dan akan mampu mengungkap dan mengelola potensi alam Papua," ujarnya. Beliau juga meninggalkan pesan kepada masyarakat sekitar asrama dan pemerintah kota Semarang, "Saya menitipkan anak-anak saya, tolong dibina dan diarahkan."

Drs. Paulus Sudiyo, direktur Yayasan Binterbusih dalam sambutannya mengucapkan banyak terima kasih kepada PTFI yang mengalokasikan dana kepada LPMAK, dengan demikian LPMAK dapat mendukung dana sehingga asrama ini bisa berdiri. "Asrama ini adalah Asrama Putra Mimika, dengan penghuni saat ini sebanyak 48 siswa yang sedang sekolah di SMP, SMA, dan SMK di Semarang," jelasnya. "Tanah yang masih tersisa akan dibangun Asrama Putri Timika, lengkap dengan fasilitas olah raga," tambahnya (roman)

0 komentar: